Minggu, 30 Oktober 2016

Prosedur Pemasangan NGT yang Benar

Nasogastric tube


Definisi NGT

NGT adalah singkatan dari nasogastric tube atau sering juga disebut nasogastrik, merupakan istilah yang merujuk pada pemasangan suatu selang yang dimasukkan melalui hidung  sampai ke lambung. Ini sering digunakan untuk memberikan nutrisi dan obat-obatan kepada pasien yang tidak mampu untuk mengkonsumsi makanan, cairan dan obat-obatan dengan cara biasa atau secara oral. NGT juga digunakan untuk mengeluarkan isi lambung.
Prosedur Pemasangan NGT yang benar adalah melakukan pemasangan selang (tube) dari rongga hidung kedalam lambung/gaster.

Indikasi Pemasangan NGT

Indikasi pasien yang di pasang NGT adalah diantaranya sebagai berikut:
  1. Pasien tidak sadar.
  2. Pasien kesulitan menelan.
  3. Pasien yang keracunan.
  4. Pasien yang muntah darah.
  5. Pasien Pra atau Post operasi esophagus atau mulut.

Tujuan Pemasangan NGT

Adapun tujuan dari pemasangan NGT adalah sebagai berikut:
  1. Memasukkan makanan cair/obat-obatan cair.
  2. Mengeluarkan cairan/isi lambung & gas yang terdapat didalam lambung, misalnya mengeluarkan darah pada pasien yang mengalami muntah darah atau pendarahan pada lambung.
  3. Mengirigasi karena pendarahan/keracunan.
  4. Mencegah/mengurangi Nausea Vomitus.
  5. Mengambil spesimen pada lambung.

Pasien yang Perlu Pemasangan NGT

  1. Pasien tidak sadar (koma)
  2. Bayi prematur
  3. Gangguan pencernaan bagian atas
  4. pasien yang tidak bisa makan sendiri

Alat dan Bahan Pemasangan NGT

  1. Selang pemasangan NG sesuai usia klien
  2. Jelly yang larut dalam air
  3. Kapas alkohol
  4. Pinset anatomis
  5. Bengkok
  6. Plester
  7. Gunting
  8. Klem
  9. Kassa steril
  10. Tissue
  11. Spuit 10 cc, sesuai kebutuhan
  12. Sarung tangan
  13. Stetoskop
  14. Spatel lidah
  15. Senter
  16. Handuk
  17. Segelas air putih
  18. Strip indikator PH
  19. Air dalam kom kecil
  20. Makanan dalam bentuk cair dan obat

 Prosedur Kerja Pemasangan NGT

Adapun langkah-lagkah pada prosedur pemasangan NGT yang benar adalah sebagai berikut :

A. Tahap Prainteraksi

  1. Cek catatan medis dan perawatan.
  2. Cuci tangan.
  3. Menyiapkan alat dan bahan serta obat-obatan yang akan digunakan.

B. Tahap Orientasi dan Pemasangan

  1. Memberi salam dan menyapa pasien.
  2. Panggil pasien dengan namanya serta memperkenalkan diri.
  3. Menerangkan prosedur tentang tindakan yang akan dilakukan dan tujuan tindakan pemasangan NGT.
  4. Atur posisi pasien (tidur telentang dengan kepala ditinggikan pakai 1-2 bantal) sehingga mempermudah pada saat pemasangan NGT dilakukan.
  5. Petugas menggunakan sarung tangan.
  6. Ukur panjang tube/selang yang akan digunakan dengan menggunakan metode :
    • Metode tradisional; Ukur jarak dari puncak lubang hidung kedaun telinga dan keprosesus xipoideus di strenum.
    • Metode Hanson; Mula-mula ditandai 50 cm pada tube / selang lalu lakukan pengukuran dengan metode tradisional. Selang yang akan dimasukkan pertengahan antara 50 cm dengan tanda tradisional.
  7. Beri tanda pada panjang selang yang sudah diukur dengan plester.
  8. Oleskan jelly pada selang NGT sepanjang 10-20 cm.
  9. Informasikan kepada pelanggan bahwa selang akan dimasukkan melalui hidung dan instruksikan kepada pasien agar menelan perlahan.
  10. Jika selang NGT sudah masuk periksa letak selang dengan cara :
    • Pasang spuit yang telah diisi udara kira-kira 10-20 ml lalu dorong sehingga udara masuk kedalam lambung kemudia dengarkan dengan menggunakan stetoskop di daerah lambung.
    • Masukkan ujung bagian luar selang NGT kedalam mangkok yang berisi air. Jika ada gelembung udara berarti masuk kedalam paru-paru, jika tidak ada gelembung udara berarti masuk kedalam lambung.
  11. Fiksasi selang NGT dengan plester dan hindari penekanan pada hidung.
  12. Tutup ujung luar NGT.
Makanan yang bisa di masukkan lewat NGT adalah makanan cair, caranya adalah sebagai berikut:
  1.  Siapakan spuit besar ukuran 50 cc.
  2. Siapakan makanan cair seperti susu, jus, dll.
  3. Pasang handuk di dada pasien dan siapkan bengkok.
  4. Masukkan ujung spuit pada selang NGT dan tetap jaga NGT supata tidak kemasukan udara dengan mengklem.
  5. Masukkan makanan cair pada spuit dan lepaskan klem, posisi spuit harus diatas supaya makanan cairnya bisa mengalir masuk ke lambung.
  6. Jangan mendorong makanan dengan spuit karena bisa menambah tekanan lambung, biarkan makanan mengalir secara alamai mengikuti gaya gravitasi.
  7. Makanan yang di masukkan maksimal 200 cc, jadi jika spuitnya 50 cc maka dapat dilakukan 4 kali.
  8. Apabila akan memasukkan makanan untuk yang kedua, jangan lupa mencuci dulu spuit. Jika sudah selesai aliri selang NGT dengan air supaya sisa-sisa makanan tidak mengendap di selang karena bisa mengundang bakteri.
  9. Setelah selesai rapikan peralatan.

Kontraindikasi Pemasangan NGT

    Pemasangan NGT
  1. Pada pasien yang memliki tumor di rongga hidung atau esophagus.
  2. Pasien yang mengalami cidera serebrospinal.
Berikut gambar / diagram pemasangan NGT.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar